Skip to main content

Partisipasi Politik dan Teori

Partisipasi politik memiliki pengertian keikutsertaan warga negara biasa dalam menentukan segala keputusan yang menyangkut atau mempengaruhi hidupnya (Surbakti, 1992: 140). Mengapa warga negara biasa harus berpartisipasi politik? Jawabnya karena keputusan politik yang dibuat dan dilaksanakan oleh pemerintah menyangkut oan mempengaruhi kehidupan warga negara, maka warga negara berhak serta menentukan isi keputusan politik yang dibuat ut pemerintah. Sementara itu Miriam Budiardjo (1981: 1) menyatakan bahwa :

partisipasi politik secara umum dapat didefinisikan sebagai kegiatan seorang atau sekelompok orang untuk ikut serta aktifdalam kehidupan valtu engan memilih pemimpinnegara dan secara langsung angsung mempengaruhi kebijakan pemerintah (public policy). Kegiatan warga negara biasa ini pada dasarnya oleh apat diba Yakni mempengaruhi isi kebijakan umum dan ikut dua. menentukan pembuatan dan pelaksanaan keputusan politik

Ahli lain Herbert McClocky (Budiardjo, 1981: 1), menyebut bahwa “Partisipasi politik adalah kegiatan sukarela dari wa masyarakat melalui mana mereka mengambil bagian dalam Droge pemilihan penguasa, dan secara langsung atau tidak langsung dalam proses pembentukan kebijakan umum.” Norman H. Nie dan Sidney Verba (Budiardjo, 1981: 1) mengemukakan bahwa: 

partisipasi politik adalah kegiatan pribadi warga negara yang legal, yang sedikit banyak langsung bertuju untuk mempengaruhi seleksi pejabat negara dan atau tindakan- tindakan yang diambil mereka. Terutama tindakan yang bertujuan untuk mempengaruhi keputusan-keputusan pemerintah, yaitu usaha-usaha untuk mempengaruhi alokasal nilai secara otoritatif untuk masyarakat.

Samuel P Huntington dan Joan Nelson (1990: 4: Budiardjo 1981: 2), menyatakan bahwa : 

Partisipasi politik adalah kegiatan warga negara yang bertindak sebagai pribadi pribadi, yang dimaksud untuk mempengaruhi pembuatan keputusan oleh pemerintah. Partisipasi bersifat individual atau kolektif, terorganisir atau spontan, mantap atau sporadis, secara damai atau dengan kekerasan, legal atau ilegal efektif atau tidak efektif Di negara-negara demokratis pemikiran yang mendasari konsep partisipasi politik ialah bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat, yang melaksanakannya melalui kegiatan bersama untuk menetapkan tujuan-tujuan serta masa depan masyarakat itu dan untuk menentukan orang yang akan memegang pimpinan untuk masa berikutnya.

Para sarjana yang mengamati masyarakat demokrasi barat cenderung untuk berpendapat bahwa yang dinamakan par politik hanya terbatas pada kegatan sukarela saja, yaitu kegiatan yang dilakukan tanpa paksaan atau tekanan dari apapun. Namun beberapa sarjana yang mengamati negara komunis dan masyarakat- rakat yang sedang berkembang, cenderung untuk berpendapat masyara bahwa kegiatan yang tidak sukarelapun tercakup, karena sukar sekali untuk membe antara kegiatan yang benar-benar sukarela dan kegiatan yang seca terselubung dipaksakan, baik oleh penguasa atau oleh kelompok lain. Huntington dan Nelson (1990: 6-7), menegaskan bahwa :

Ciri-ciri partisipasi politik adalah (1) mencakup kegiatan, tidak termasuk sikap politk maupun pengetahuan politik; (2) dilakukan oleh warga negara biasa bukan termasuk orang professional (orang pekerjaan utama adalah berpolitik atau di dalam pemerintah, (3) kegiatan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan pemerintah baik efektif atau tidak.

Comments

Popular posts from this blog

Ancaman di Bidang Politik

Ancaman dibidang politik merupakan ancaman yang dapat bersumber dari luar negeri maupun dalam negeri dan Ancaman di bidang politik adalah setiap usaha dan kegiatan baik dalam negeri maupun luar negeri yang dikategorikan sebagai hal yang membahayakan dan memecah belah persatuan dengan mengatas namakan politik. Dari luar negeri ancaman dibidang politik dapat dilakukan oleh suatu negara dengan melakukan tekanan politik terhadap Indonesia. Intimidasi, provokasi, atau blokade politik ialah merupakan bentuk ancaman non-militer berdimensi politik yang sering kali digunakan oleh pihak-pihak lain untuk menekan negara lain. Bentuk ancaman yang berasal dari luar negeri diperkirakan masih berpotensi terhadap Indonesia, yang memerlukan peran dari fungsi pertahanan non-militer untuk menghadapinya.  Berikut ini merupakan contoh ancaman politik yang berasal dari dalam negeri:  1. Korupsi (Tindak pidana korupsi merupakan contoh ancaman politik yang bersifat intern, tindakan korupsi dapat merug...

Ancaman dibidang Ekonomi

  Ancaman integrasi nasional di bidang ekonomi merupakan sebuah ancaman yang di dalamnya tidak dilibatkan kekuatan senjata atau peralatan berbahaya lainnya di bidang ekonomi namun jika terus dibiarkan maka ancaman tersebut akan berbahaya bagi kedaulatan dan keutuhan seluruh wilayah negara serta akan memberi dampak buruk terhadap keselamatan masyarakat terutama di bidang ekonomi.Ancaman dibidang ekonomi adalah berbagai usaha serta kegiatan yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri yang dinilai mengancam serta membahayakan keamanan finansial dan pertumbuhan ekonomi nasional bangsa Indonesia. Pada saat ini ekonomi suatu negara tidak dapat berdiri sendiri Hal tersebut merupakan bukti nyata dari pengaruh globalisasi. Dapat dikatakan saat ini tidak ada lagi negara yang mempunyai kebijakan ekonomi yang tertutup dan pengarah negara laimya Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomo dan perdagangan ketika negara-negara diseluruh dunia menjadi satu kekuatan pas...

Ancaman Terhadap Integrasi Nasional di Bidang Ideologi

A. Ancaman dibidang Ideologi Ideology secara etimologis berasal dari kata idea dan logos. Idea berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita. Kata idea berasal dari bahasa yunani ideos yang berarti bentuk atau idean yang berarti melihat, sedangkan logos berarti ilmu. Ideology dapat juga diartikan suatu kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat yang memberikan arah tujuan untuk kelangsungan hidup. Ancaman dibidang Ideologi adalah ancaman yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan pemikiran masyarakat suatu Negara sehingga akan mengancam terhadap dasar falsafah Negara yaitu pancasila.    B. Ciri-ciri ancaman dibidang Ideologi:  1. Menciptakan konflik  2. Menghalalkan segala cara  3. Masuknya paham lain  4. Pandangan terhadap agama yang sempit  5. Masalah primordialisme  6. Perlakuan kelompok radikal    C. Akibat/Penyebab ancaman dibidang Ideologi:  1. Melemahnya pemahaman mayarakat tentang ideology bangsa...

Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Politik

Jika membahas tentang Politik maka sangat berkaitan dan berhubungan dengan keputusan dan kebijakan penyelenggaraan Negara untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan, Indonesia yang menganut paham demokrasi Pancasila harus mampu menumbuhkan dan membentuk pemerintahan yang kuat, mandiri, dan tahan uji serta mampu mengelola berbagai konflik didalamnya. Strategi mengatasi   ancaman berdimensi politik sebagai berikut: a.        Pendekatan kedalam (penataan system politik dalam negeri yang bertujuan menciptakan stabilitas politik dalam negeri yang dinamis) pendekatan ini dapat dilakukan dengan 3 pilar yaitu: 1.       Penguatan pemerintahan Negara yang sah, efekti, bersih nerwibawa dan bebas KKN serta bertanggung jawab. Strategi ini akan mampu mewujudkan tujuan pembentukan pemerintahan negara sesuai pembukaan UUD NRI Tahun 1945. 2.       Penguatan lembaga legislative bertujuan menciptakan lembaga yang b...

Ancaman dibidang Pertahanan dan Kemanan NKRI

Ancaman di bidang pertahanan dan keamanan adalah ancaman terhadap integrasi bangsa yang perlu kita waspadai yang mengancam segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah sebuah negara dan keselamatan segenap bangsa yang dapat berasal dari luar maupun dalam negeri. Bentuk lain dari ancaman militer terjadinya adalah tindakan pelanggaran wilayah (wilayah laut, ruang udara, dan daratan) Indonesia oleh negara lain. Konsekuensi Indonesia yang memiliki wilayah yang sangat luas dan terbuka berpotensi terjadinya pelanggaran wilayah. Ancaman militer dapat pula terjadi dalam bentuk pemberontakan bersenjata.     Contoh Ancaman di Bidang Pertahanan dan Keamanan 1. Agresi dan Invasi  Suatu negara yang melakukan agresi terhadap negara lain adalah ancaman bagi kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa Indonesia yang dilakukan secara fisik. Invasi merupakan bentuk agresi berskala paling besar dengan menggunakan kekuatan militer bersenjata y...

Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Pertahanan dan Kemanan

  Pertahanan suatu negara diselenggarakan melalui suatu strategi dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Negara Indonesia dapat menerapkan pertahanan yang bersifat semesta dengan melibatkan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian NKRI sebagai kekuatan utama dan rakyat Indonesia sebagai kekuatan pendukung. Dapat dilihat pada pasal 30 ayat 1-5 UUD NRI Tahun 1945. UUD NRI tersebut juga memberikan gambaran bahwa strategi pertahanan dan keamanan untuk mengatasi berbagai ancaman militer dilaksanakan dengan (Sishankamrata). Ketentuan tersebut menegaskan bahwa usaha pertahanan dan keamanan negara Indonesia merupakan tanggung jawab seluruh warga negara Indonesia. Dengan kata lain pertahanan dan keamanan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri saja tetapi masyarakat sipil juga bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan negara. Komponen sistem pertahanan dan keamanan rakayat terdiri atas TNI sebagai kekuatan utama sistem pertahanan negara, POLRI s...

Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ekonomi

Ancaman berdimensi ekonomi dapat berdampak dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Indonesia, seperti yang sudah dibahas pada materi sebelumnya yaitu kasus ancaman dibidang ekonomi terdapat dua sumber yakni melalui ancaman internal dan eksternal, materi tersebut dapat dibaca dan dilihat melalui Link dibawah ini: https://kartina42.blogspot.com/2022/03/ancaman-terhadap-integrasi-nasional_26.html  Untuk menghadapai berbagai ancaman tersebut di perlukan strategi mengatasinya yaitu: 1. Menciptakan Lapangan Perkerjaan Terbukanya lapangan perkerjaan menjadi salah satu faktor penyebab turunnya presentase kemiskinan di Indonesia, turunnya tingkat kemiskinan menjadi parameter meningkatnya kesejahteraan masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan semakin meningkat. 2. Pembangunan Infrastruktur  Pemerataan pembangunan infrastruktur diberbagai daerah akan melancarkan komoditas dan kebutuhan pokok masyarakat dan akan berujung pada kesejahteraan yang merata, jika tercapai...

Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya di negara-negara berkembang perlu memperhatikan gejala perubahan yang terjadi, terutama mengenai sebab-sebabnya. Hal tersebut terdapat banyak faktor yang mungkin menimbulkan banyak perubahan sosial, diantaranya adalah yang memegang peranan penting ialah adanya faktor teknologi dan kebudayaan. faktor-faktor itu dapat berasal dari luar dan dalam negeri. biasanya yang berasal dari luar menimbulkan banyak perubahan, dengan demikian agar dapat memahami banyak perubahan yang terjadi perlu dipelajari proses perubahan itu terjadi dan diterima oleh masyarakat. Banyak pengaruh dari luar yang perlu diperhatikan karena banyak hal-hal yang tidak menguntungkan serta dapat membahayakan kelangsungan hidup kebudayaan nasional. Bangsa Indonesia harus selalu waspada dalam menghadapi hal-hal tersebut dengan kemungkinan adanya kesengajaan pihak luar untuk memecah kesatuan bangsa dan negara Indonesia artinya bangsa Indonesia harus berusaha memelihara keseimbangan fundamental yaitu an...